Langsung ke konten utama

Teknologi Pengendalian Nitrat dalam Air Pada Lahan Sawah Irigasi

Teknologi Pengendalian Nitrat dalam Air Pada Lahan Sawah Irigasi

Inovasi Balingtan - Efisiensi pupuk nitrogen hanya berkisar antara 30-50%. Sisanya hilang melalui proses volatilisasi membentuk gas N2, teremisi menjadi gas N2O dan tercuci dalam bentuk nitrat (NO3) dan nitrit (NO2). Pencucian nitrat ke badan air dalam konsentrasi diatas ambang dapat menyebabkan gangguan kesehatan serius. Nitrat yang tereduksi menjadi NO2 dapat menyebabkan terhambatnya transfer oksigen pada balita. Tujuan dari penelitian adalah mendapatkan teknologi pengendalian nitrat dalam air di lahan sawah irigasi. Penelitian rumah kasa dilakukan dengan beberapa zat penghambat nitrifikasi (nitrification inhibitors) seperti ekstrak nimba, bakau dan validacin untuk mengetahui efektifitas zat tersebut dalam menghambat pembentukan nitrat dari pupuk urea. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ekstrak nimba, ekstrak bakau dan validacin dapat menekan laju kehilangan N dalam bentuk NO3 sebesar 46-67% pada 7 hari setelah aplikasi zat penghambat.


Balai Penelitian Lingkungan Pertanian, Pati, Jawa Tengah
Indonesian Agricultural Environment Research Institute (IAERI)

Komentar

  1. The Grand Victoria Casino Hotel | MapyRO
    Located in downtown Vancouver, 안동 출장안마 this 5-star hotel 통영 출장샵 is in the heart of 광주광역 출장마사지 the Gold Coast. Location: 나주 출장마사지 1010 Highway 5A, Vancouver. Distance from Pacific 태백 출장샵 Railway Station to

    BalasHapus

Posting Komentar

Terpopuler

INOVASI APLIKASI DARI FAKULTAS PERTANIAN UGM " DESA APPS "

INOVASI APLIKASI DARI FAKULTAS PERTANIAN UGM " DESA APPS " Aplikasi yang dikembangkan oleh Fakultas Pertanian Universitas Gadjah mada  merupakan sebuah invoasi dan terobosan yang inovatif dan penuh kreatifitas sebagai media / alat dan perantara yang dimaksudkan untuk memudahkan petani untuk berkomunikasi dengan para pakar pertanian dari Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada yang dapat diunduh secara gratis di playstore  bagi pengguna android yang selanjutnya dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat umum untuk mencari informasi dan bertanya langsung dengan pakar pertanian UGM. Aplikasi yang membantu para petani pintar dalam proses penanaman, perawatan, panen, hingga penjualan. - Temukan hasil panen, info pupuk, dan artikel pertanian di aplikasi Desa Apps - Intip hasil panen PETANI PINTAR hari ini - Desa Apps memberikan on-farm solutions dari hulu ke hilir - Konsultasi & tanya jawab secara langsung dengan para a...

Sistem Tanam Surjan

Teknologi Surjan Inovasi Balingtan -  Empat target sukses Kementerian Pertanian yaitu (1) swasembada berkelanjutan dan pencapaian swasembada, (2) diversifikasi pangan, (3) peningkatan daya saing nilai tambah ekspor, (4) kesejahteraan petani. Badan Penelitian dan Pengenbangan Pertanian beserta jajarannya memiliki kontribusi dan komitmen dalam pencapaian target tersebut. Balai Penelitian Lingkungan Pertanian (Balingtan) mempunyai kebun percobaan Balingtan seluas 17 ha. Salah satu fungsi kebun percobaan adalah untuk mendukung pelaksanan tupoksi balai sebagai lokasi pelaksanaan penelitian, show windowpengadaan sumber benih, pengembangan agrowisata dan lain-lain.   Embung yang ada di Balingtan merupakan salah satu teknologi untuk beradaptasi terhadap kekeringan dan menampung air pada saat kelebihan air. Air embung dapat dimanfaatkan sebagai sumber irigasi untuk penanaman disekitar embung dan demplot Sistem Pertanian Ramah Lingkungan (SPRL) model surjan. Upaya penana...

Alat Filter Inlet Dan Outlet (FIO) Residu Pestisida Pada Saluran Di Petakan Sawah

Alat Filter Inlet Dan Outlet (FIO) Residu Pestisida Pada Saluran Di Petakan Sawah Inovasi Balingtan -  Hasil penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti dari Balai Penelitian Lingkungan Pertanian (Balingtan) dilaporkan bahwa penggunaan pestisida di lahan pertanian (lahan padi dan sayuran) dapat mengakibatkan tertinggalnya residu pestisida pada tanah, tanaman, dan air (sawah). Balingtan melaporkan bahwa kandungan residu pestisida yang ditemukan cukup tinggi dan beberapa telah melebihi batas maksimum residu (BMR). Kandungan residu pestisida yang ditemukan tidak hanya pada air di dalam petakan sawah namun juga pada  inlet  maupun  outlet nya.  Kandungan residu pestisida pada saluran  outlet,  selanjutnya akan masuk ke aliran sungai dan akan membahayakan lingkungan biota air dan kesehatan manusia. Oleh karena itu, maka diperlukan suatu alat filtrasi yang dapat menahan/menangkap residu pestisida tersebut sebelum terbawa aliran/masuk ke sung...