Kakao merupakan komoditi ekspor unggulan Indonesia dimana saat ini Indonesia menempati posisi negara penghasil kakao terbesar ke-3 dunia dibawah Pantai Gading dan Ghana. Akan tetapi produktivitas kakao Indonesia masih di bawah rata-rata negara penghasil kakao lainnya. Keberlanjutan kakao Indonesia perlu dikhawatirkan mengingat beberapa hal, diantaranya ketidakseimbangan permintaan dan penawaran, memburuknya pohon dan kondisi tanah, produktivitas rata-rata sekitar 600kg/ha dan terus menurun, terbatasnya ketersediaan lahan baru, pendapatan rata-rata petani kakao dibawah $1 per keluarga, dan generasi muda tidak tertarik pada pertanian kakao. Untuk mengatasi hal tersebut diperlukan adanya kerjasama antara pemerintah dan petani kakao, dalam mengembangkan organisasi petani. Organisasi petani diperlukan untuk mendukung peningkatan produktivitas, peningkatan nilai tambah dan daya saing produk kakao, dan akses pasar. Di dalam organisasi petani tersebut perlu diberikan penguatan dalam aspek kel...