Langsung ke konten utama

SEPUTAR PENYULUHAN

Beberapa hari yang lalu, Dalam rangka memenuhi tugas mata kuliah Dasar-Dasar Penyuluhan Komunikasi Pertanian. Beberapa tim mahasiswa Fakultas Pertanian melakukan sebuah kunjungan ke lembaga (komunitas) petani atau biasa disebut dengan Kelompok Tani yang bernama "Sido Makmur"
yang berlokasikan di Ds. Sidokarto, Godean, Sleman, Yogyakarta

Kendala yang dialami oleh petani daerah Ds. Sidokarto, Godean Sleman adalah dengan adanya hama pengganggu tanaman yang mereka budidayakan, khususnya pada tanaman padi yaitu hama tikus dan wereng coklat yang dapat menurukan produktifitas hasil panen dari petani.

Maka dari itu, kami tergerak untuk melakukan penyuluhan dan mencari solusi terhadap permasalahan yang sedang dihadapi oleh masyarakat setempat. Salah satu yang dapat dilakukan yaitu solusi dengan menggunakan campuran bahan minyak atsiri dan minyak daun cengkeh dengan perbandingan skala 1: 1.

Berikut merupakan bentuk alat bantu peraga penyuluhan yang diberikan :


Dan berikut hasil melakukan wawancara singkat terhadap masalah yang sedang dialami oleh para petani setempat, kami melakukan wawancara terhadap salah satu pemimpin kelompok tani "sido makmur" yaitu dengan beliau bapak Sudarjo, beliau bekerja sehari-hari sebagai seorang petani dan penggarap sekaligus sebagai pengelola kelompok tani






Komentar

Terpopuler

INOVASI APLIKASI DARI FAKULTAS PERTANIAN UGM " DESA APPS "

INOVASI APLIKASI DARI FAKULTAS PERTANIAN UGM " DESA APPS " Aplikasi yang dikembangkan oleh Fakultas Pertanian Universitas Gadjah mada  merupakan sebuah invoasi dan terobosan yang inovatif dan penuh kreatifitas sebagai media / alat dan perantara yang dimaksudkan untuk memudahkan petani untuk berkomunikasi dengan para pakar pertanian dari Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada yang dapat diunduh secara gratis di playstore  bagi pengguna android yang selanjutnya dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat umum untuk mencari informasi dan bertanya langsung dengan pakar pertanian UGM. Aplikasi yang membantu para petani pintar dalam proses penanaman, perawatan, panen, hingga penjualan. - Temukan hasil panen, info pupuk, dan artikel pertanian di aplikasi Desa Apps - Intip hasil panen PETANI PINTAR hari ini - Desa Apps memberikan on-farm solutions dari hulu ke hilir - Konsultasi & tanya jawab secara langsung dengan para a...

Sistem Tanam Surjan

Teknologi Surjan Inovasi Balingtan -  Empat target sukses Kementerian Pertanian yaitu (1) swasembada berkelanjutan dan pencapaian swasembada, (2) diversifikasi pangan, (3) peningkatan daya saing nilai tambah ekspor, (4) kesejahteraan petani. Badan Penelitian dan Pengenbangan Pertanian beserta jajarannya memiliki kontribusi dan komitmen dalam pencapaian target tersebut. Balai Penelitian Lingkungan Pertanian (Balingtan) mempunyai kebun percobaan Balingtan seluas 17 ha. Salah satu fungsi kebun percobaan adalah untuk mendukung pelaksanan tupoksi balai sebagai lokasi pelaksanaan penelitian, show windowpengadaan sumber benih, pengembangan agrowisata dan lain-lain.   Embung yang ada di Balingtan merupakan salah satu teknologi untuk beradaptasi terhadap kekeringan dan menampung air pada saat kelebihan air. Air embung dapat dimanfaatkan sebagai sumber irigasi untuk penanaman disekitar embung dan demplot Sistem Pertanian Ramah Lingkungan (SPRL) model surjan. Upaya penana...

Alat Filter Inlet Dan Outlet (FIO) Residu Pestisida Pada Saluran Di Petakan Sawah

Alat Filter Inlet Dan Outlet (FIO) Residu Pestisida Pada Saluran Di Petakan Sawah Inovasi Balingtan -  Hasil penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti dari Balai Penelitian Lingkungan Pertanian (Balingtan) dilaporkan bahwa penggunaan pestisida di lahan pertanian (lahan padi dan sayuran) dapat mengakibatkan tertinggalnya residu pestisida pada tanah, tanaman, dan air (sawah). Balingtan melaporkan bahwa kandungan residu pestisida yang ditemukan cukup tinggi dan beberapa telah melebihi batas maksimum residu (BMR). Kandungan residu pestisida yang ditemukan tidak hanya pada air di dalam petakan sawah namun juga pada  inlet  maupun  outlet nya.  Kandungan residu pestisida pada saluran  outlet,  selanjutnya akan masuk ke aliran sungai dan akan membahayakan lingkungan biota air dan kesehatan manusia. Oleh karena itu, maka diperlukan suatu alat filtrasi yang dapat menahan/menangkap residu pestisida tersebut sebelum terbawa aliran/masuk ke sung...